Tips-tips Fotography Mainan Diecast

Gimana cara foto Diecast kamu dengan hasil maksimal?

Disclaimer: Kita sama2 belajar ya guys. Share tips kamu di komen.

Hi guys. Kali ini kita berbagi tips untuk foto diecast kamu biar keliatan “mengundang” haha. Mengundang like yang jelas. Hehe. Perlu diingat pecinta diecast sejati mungkin lebih peduli ke jenis mobil daripada kualitas foto. So, ga selamanya foto yang OK akan banjir like. Pengalaman saya like yang organik itu sekitar 30-40% dari followers. So, perlu set expectation juga. Tapi yang jelas, mobil keren dan foto keren so pasti banyak yang suka. Hehe.

Anyway, kalau ingin memaksimalkan poin kegantengan mu dan dapat like yang banyak pastikan ikutin tips dibawah ini😎

Fotografi yang bagus mempertajam kesan mewah/keren

Lighting

Di dunia fotografi lighting atau pencahayaan itu wajib dipikirkan. Bahkan, fotografi adalah sebetulnya mengenai seberapa banyak cahaya yang masuk kedalam sensor. Apalagi kalau kita memakai kamera saku atau kamera hp, yang jelas-jelas sensornya tidak sekuat sensor DSLR kelas wahid untuk menangkap cahaya rendah. Pencahayaan rendah mengakibatkan 3 hal:

1. Warna yang buruk/ tidak “keluar”

2. “Noise” yang tinggi karena sensor berusaha kompensasi rendahnya cahaya tadi

3. Detail dan kilap mobil kelihatan berkurang karena underexposed

Untuk itu butuh lighting yang OK. Saya sendiri pake mini studio lighting yang bisa di dapatkan dari toko-toko online atau nanti bisa juga dicek di diecastgraphy store kita disini (coming soon). Cukup yang mini saja karena ini skala 1:64 so, no problemo amigo!

Btw, hati-hati juga overexposed karena warna jadi pecah.

McLaren P1 nya terlalu dekat sama lampu jadi efek lampu kuat sekali

Selain itu, bisa juga dengan setting sendiri. Pake lampu meja juga ok cuma memang warna nya harus disesuaikan dengan selera atau kebutuhan. Semakin putih semakin baik karena jadinya netral dan tidak menambah hue foto.

Background

Nah ini juga sangat penting. Karena intinya ingin menekankan dan fokus ketajaman warna mobilnya rulenya menurut saya ada 3:

1. Sebisa mungkin pake background dengan warna uniform. Contoh 1: Pake Backdrop. Contoh 2: Pake latar langit atau sunset. Hindari latar belakang yang terlalu rame. Kecuali memang fotografinya ke arah diorama style.

2. Latar belakang putih atau warna soft. Ini sebetulnya bisa subyektif, tapi saya coba pake latar belakang hitam dan menurut saya tidak memberikan kesan wow. Latar belakang silver/light grey menurut saya cukup OK untuk mobil berwarna.

Warna Kool Kombinya keluar banget versus latar belakang yang homogen/ tanpa distraksi

3. Cocok-kan dengan warna mobil. Putih dengan background putih juga agak sulit karena low-contrast.

Mobil putih dengan background putih biasanya cukup challenging di post-production

Intinya harus ada visi mau seperti apa trademark anda. Ada yang fotonya pake latar belakang studio, kaya saya. Ada juga yang pake latar alam. Sesuai image yang mau dikedepankan. Dan saran saya, kalo memang mau semakin dikenal, harus KONSISTEN dengan gaya tersebut. Cari cara-cara lain untuk memperbaiki teknik tetapi tetap setia dengan trademark fotografi anda.

Angle/Perspective

Ini tidak kalah penting. Angle yang salah bisa membuat mainan ini kelihatan, ya, mainan. Ini akhirnya menghilangkan kesan keren atas detail dan desain mobilnya. Coba lihat ini.

Pengambilan angle dari atas membuat model mobil terlihat kecil dan lemah. Angle yang tepat dapat merubah tampilan dari biasa menjadi luar biasa!

Saya ada 3 tips disini:

1. Stay low. Pastikan perspective sejajar dengan tinggi mobil atau lebih dibawah sedikit. Posisi ini menambah kesan real dan menambah kegantengan si diecast secara signifikan. Cekidot.

Skyline sama Aston Martin ini difoto dari below-perspective, menambah kesan wow

2. Standard Side View. Posisi ini sebisa mungkin diterapkan sejalan dengan nomor satu diatas. Menurut saya, kuncinya adalah memastikan bayangan dibawah mobil tetap terlihat. Ini akan menambah kesan serius dan elegan. Tatakan juga penting. Mau doft atau ada refleksi. Untuk refleksi saya pake akrilik. Lihat dibawah ini bedanya boss.

Perhatikan shadow dibawah si enzo ferrari. Menambah kesan real.
Doft vs. Reflection

3. Rule of three. Aturan klasik fotografi, dimana subyek ditempatkan di sepertiga atau duapertiga dari frame. Menambah kesan cool dan action.

Skyline nya mengambil 2/3 ruang di kanan dan kira-kira ada 1/3 ruang putih dikiri

Post Processing

Namanya juga hobi so ga ada salahnya main post processing. Di iphone sendiri sudah ada tool untuk itu dan saya rencana cover diartikel berikutnya. Untuk saya intinya adalah:

1. Filter Chrome untuk memperkuat warna

2. Adjust lighting, menambah ‘pop’ dari warna

3. Adjust perspective level dan frame/komposisi

4. Adjust shadow/contrast/black color untuk menambah kilau dan elegance

Kesimpulan:

Ya intinya ini adalah for fun guys so mari berbagi teknik fotografi diecast kamu! Pake hashtag #diecastgraphy untuk bisa kita lihat dan pelajari bersama. Have fun experimenting guys! Share hasil foto-foto edun kamu di komen. Thank you!

Leave a Reply